Cara Diet Untuk Penderita Kanker

Cara Diet Untuk Penderita Kanker – Obat yang digunakan selama perawatan dapat menyebabkan berat badan meningkat dengan drastis dan bisa mengembalikan kanker. Statistik kanker meningkat secara dramatis di seluruh dunia tanpa diketahui penyebabnya. Mungkin gaya hidup termasuk faktor gizi serta lingkungan mendorong peningkatan bersangkutan.

Cara Diet Untuk Penderita Kanker

Kini masyarakat lebih rentan terhadap makanan olahan, tekanan hidup, kurang latihan dan lingkungan yang tidak sehat. Justru seluruh masyarakat apakah pasien, mantan pasien atau mereka yang tidak menderita kanker harus menjalani gaya hidup sehat.

Salah satunya adalah diet sehat untuk mengontrol berat badan berlebihan terutama bagi pasien dan mantan pasien kanker. Ahli Nutrisi dan Diet, Pusat Medis Prince Court, Tan Yen Sing mengatakan, berat badan mantan pasien kanker biasanya bertambah karena kebiasaan makan, tidak berolahraga selain penggunaan obat.

“Justru pasien serta mantan pasien kanker disaran mengurangi konsumsi daging merah dan daging olahan serta makanan tinggi energi dan lemak.

“Mereka didorong mengambil makanan berbasis tumbuhan dengan tiga sampai empat kali sehari,” katanya saat Forum Publik tentang pemeriksaan kesehatan berkala dan deteksi dini kanker sempena Hari Kanker Sedunia di Kuala Lumpur baru-baru ini.

“Lemak dan gula bisa dikatakan sebagai makanan ke kanker.

“Diet yang tinggi lemak dan gula seperti makanan manis dan bersantan dapat meningkatkan kalori dan berkontribusi pada peningkatan berat badan,” katanya.

Baca juga : Pengobatan Kanker Tanpa Operasi, Kemoterapi dan Radioterapi

Selain risiko kanker kembali berulang, gula dan lemak turut berkontribusi pada penyakit kronis lainnya termasuk darah tinggi, diabetes dan sakit jantung. Yen Sing mengatakan, nutrisi yang baik sangat penting bagi membuat pasien lebih bertenaga dan tidak kelelahan.

“Sebenarnya banyak pasien kanker mati karena kekurangan gizi, ‘” katanya.

Namun pasien harus memastikan asupan lemak tidak berlebihan dengan memantau apa yang dimakan.

“Misalnya, jika pasien mengambil makanan berat di siang hari, maka sore atau makan malam, kurangi jumlah yang dimakan.

“Mereka hanya perlu mengambil satu cangkir nasi atau bubur nasi atau dua potong roti gandum dengan lauk-pauk yang tidak digoreng bersama sayuran,” katanya.

Kekurangan berat badan memang biasa dalam kalangan pasien kanker dengan 50 sampai 90 persen mengalami masalah berkenaan. Kelelahan juga adalah umum efek pengobatan dan obat yang digunakan. Untuk mengatasi masalah kelelahan, Yen Sing mengatakan, pasien membutuhkan makanan dalam jumlah sedikit secara berkelanjutan. Mereka disarankan mengkonsumsi makanan yang mudah tersedia seperti sandwich dan biskuit rendah lemak.

Pasien biasanya mengalami rasa pahit di tenggorokan dan untuk mengatasinya cobalah ambil makanan yang asam atau herbal. Mereka juga dianjurkan mengambil karbohidrat kompleks seperti roti gandum, beras merah dan gandum. Sebaiknya ambil makanan yang dikukus, rebus, bakar atau panggang.

“Persiapan dan penyimpanan makanan juga penting bagi pasien kanker karena makanan harus disediakan dengan bersih dan disimpan secara benar.

“Misalnya sisa makanan harus disimpan di dalam tempat dingin beku untuk mengurangi pertumbuhan bakteri,” katanya.

Sediakan makanan dengan peralatan yang bersih, asingkan talenan untuk memotong sayuran dan buah-buahan dengan ikan, daging dan ayam.

Cuci tangan sebelum dan setelah menyiapkan makanan bagi memastikan segalanya dalam kondisi bersih.

Artikel lainnya :

1. Obat TBC Selaput Otak Tradisional Alami
2. Penyakit Leukimia, Penyebab, Gejala dan Pengobatannya
3. Obat Leukemia Pada Anak

Facebook Comments